Detikita - Nikon Z5 II hadir sebagai penerus kamera mirrorless full frame entry-level yang populer, Nikon Z5. Setelah lima tahun, pertanyaan yang muncul adalah, apakah upgrade yang ditawarkan oleh Nikon Z5 II ini cukup signifikan untuk membuat para fotografer jatuh cinta lagi? Mari kita bedah spesifikasi, fitur, dan peningkatan yang ditawarkan kamera ini.
Spesifikasi dan Peningkatan Utama
Processor dan Sensor
Salah satu peningkatan paling menonjol pada Nikon Z5 II adalah penggunaan processor Expeed 7. Processor ini sebelumnya ditemukan pada kamera Nikon dengan kasta yang lebih tinggi, seperti Nikon Zf. Kombinasi dengan sensor full frame 24.5 MP BSI (Back-Side Illuminated) menjanjikan peningkatan performa yang signifikan dibandingkan pendahulunya. Prosesor yang bertenaga ini setara dengan yang digunakan pada kamera profesional Nikon, Z8 dan Z9, memastikan kecepatan dan efisiensi yang lebih baik.
Autofokus dan Kecepatan
Dengan processor Expeed 7, sistem autofokus Nikon Z5 II mengalami peningkatan yang drastis. Sistem deteksi dan kecepatan autofokus menjadi jauh lebih cepat, bahkan dalam kondisi minim cahaya hingga -10 EV. Ini merupakan peningkatan besar dibandingkan Nikon Z5 generasi pertama. Kecepatan continuous shooting juga meningkat, mencapai 15 fps untuk format RAW dan hingga 30 fps untuk format JPG. Peningkatan ini sangat berguna bagi fotografer yang sering memotret aksi cepat atau subjek yang bergerak.
Fitur Video
Nikon Z5 II juga menawarkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan video. Kamera ini mampu merekam video 4K 30p secara internal dalam format 10-bit N-Log, yang memberikan fleksibilitas lebih besar dalam proses editing dan grading warna. Dukungan LUT (Look-Up Table) juga memungkinkan pengguna untuk menerapkan profil warna khusus langsung di kamera, mempercepat alur kerja dan membantu mencapai tampilan visual yang diinginkan.
Desain dan Ergonomi
Kemiripan dengan Z5
Secara desain fisik, Nikon Z5 II memiliki banyak kemiripan dengan pendahulunya, Z5. Ukurannya tetap compact dan ringan, yang membuatnya nyaman digunakan untuk waktu yang lama. Meskipun demikian, Nikon Z5 II tetap mempertahankan dual SD card slot, yang penting bagi fotografer yang membutuhkan backup data atau kapasitas penyimpanan yang lebih besar.
Layar dan Jendela Bidik
Perbedaan signifikan terdapat pada layar LCD. Nikon Z5 II kini dilengkapi dengan layar LCD yang dapat diputar ke samping, seperti pada Nikon Z6 III. Layar 3,2 inci dengan resolusi 2,1 juta titik ini memberikan tampilan yang jelas dan tajam untuk komposisi dan review foto. Jendela bidik elektronik (EVF) memiliki resolusi 3,69 juta titik, yang meskipun tidak sedetail jendela bidik pada Z6 III atau Z8, tetapi tetap memadai untuk kelas entry-level full frame.
Kompatibilitas Lensa
Adapter FTZ
Bagi pengguna yang memiliki lensa Nikon SLR, seperti lensa AF-D, Nikon Z5 II tetap kompatibel melalui adapter FTZ. Adapter ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan lensa-lensa lama mereka pada bodi mirrorless.
Manual Fokus
Meskipun dengan adapter FTZ, lensa AF-D akan kehilangan fungsi autofokus. Namun, manual fokus pada kamera Nikon Z ini sangat mudah, terutama dengan bantuan sistem deteksi subjek. Saat memotret portrait, misalnya, menekan tombol perbesaran akan langsung memperbesar area wajah, memudahkan manual fokus dengan cepat dan akurat. Manual fokus, jika dilakukan dengan benar, bahkan bisa lebih akurat daripada autofokus pada kamera DSLR.
Stabilisasi Gambar
Nikon Z5 II dilengkapi dengan sistem stabilisasi gambar dalam bodi (IBIS). Fitur ini sangat membantu, terutama saat memotret atau merekam video dalam kondisi minim cahaya. IBIS juga menstabilkan tampilan pada layar dan jendela bidik saat menggunakan lensa telefoto, menghasilkan gambar yang lebih stabil dan tajam. Bahkan, pengguna dapat memotret dengan shutter speed lambat, mendekati satu detik, dan tetap menghasilkan foto yang tajam.
Kualitas Gambar
Kualitas gambar yang dihasilkan oleh Nikon Z5 II sangat baik, baik dalam kondisi terang maupun gelap. ISO tinggi hingga 6400 masih dapat digunakan dengan layak, meskipun di atas angka tersebut, noise mulai terlihat dan detail gambar berkurang. Secara keseluruhan, kualitas gambar yang dihasilkan cukup memadai untuk kebutuhan profesional.
Perbandingan dengan Nikon Z6 III
Performa dan Fitur Unggulan Z6 III
Nikon Z6 III menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan Z5 II, meskipun harganya lebih mahal sekitar Rp 9 juta. Build quality Z6 III terasa lebih baik, dilengkapi dengan layar tambahan di atas kamera, dan memiliki kecepatan continuous shooting yang lebih cepat, yaitu 14 fps dengan shutter mekanik dan 30 fps dengan shutter elektronik (dibandingkan 11 fps dan 15 fps pada Z5 II).
Pertimbangan untuk Videografer
Untuk kebutuhan video, Z6 III juga lebih unggul karena menggunakan sensor ‘partial stacked sensor’ yang lebih cepat, meminimalkan efek rolling shutter dan tidak ada crop pada perekaman 4K 60p. Selain itu, Z6 III mendukung penggunaan CF Express Card yang lebih cepat dan memiliki port HDMI ukuran penuh, sedangkan Z5 II menggunakan micro HDMI. Bagi mereka yang membutuhkan kinerja video yang lebih baik, Z6 III menjadi pilihan yang lebih tepat.
Kesimpulan dan Harga
Target Pengguna
Nikon Z5 II sangat cocok untuk fotografer yang ingin memasuki sistem kamera mirrorless full frame untuk pertama kalinya. Kamera ini menawarkan fleksibilitas untuk berbagai jenis fotografi dan tidak terlalu mahal. Nikon Z5 II merupakan pilihan yang baik bagi mereka yang mencari keseimbangan antara performa, fitur, dan harga yang terjangkau.
Harga dan Promo
Nikon Z5 II sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp 28.999.000 untuk body-only. Bagi yang mengikuti pre-order mulai tanggal 26 Mei, akan mendapatkan bonus baterai ekstra dan adapter FTZ II. Detikita
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran Whatsapp Channel



